Cara Mengurus Surat Keterangan Domisili WNA Untuk Keperluan KITAS atau KITAP

Cara Mengurus Surat Keterangan Domisili WNA Untuk Keperluan KITAS atau KITAP

Tujuan akhir dari proses ini adalah selembar surat yang dikeluarkan kelurahan tempat Anda tinggal yang menyatakan bahwa benar suami/istri WNA Anda tinggal bersama Anda di kelurahan tersebut. Beberapa kawan menyebutkan dokumen ini sudah tidak diminta lagi, khususnya untuk yang berdomisili di Jakarta. Mungkin ada yang bisa kasih info? hehe.. Tapi jaga-jaga kalau masih diperlukan, ini proses yang saya pernah lewati (Kelurahan Gunung, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan)

I. Membuat surat permohonan ke Ketua RT

Kepada Yth.

Bapak Ketua RT 002 Kelurahan Gunung, Jakarta Selatan

di Tempat

Perihal: Permohonan Surat Pengantar untuk Pembuatan Surat Keterangan Domisili di Kantor Kelurahan [xxxx]

Dengan hormat,
Saya warga RT xx, RW xx yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : ___________________________
Tempat/Tgl Lahir : _______________
Pekerjaan : _______________________
KTP Nomor : _____________________
Alamat : __________________________

Memohon kepada bapak Kepala RT untuk mengeluarkan surat pengantar untuk keperluan pembuatan surat keterangan domisili bagi suami sah saya dengan data sebagai berikut:

Nama : ____________________________
Tempat/Tgl Lahir : ________________
Paspor Nomor : ___________________
Kebangsaan : _____________________
Alamat : __________________________
Nomor KITAS : ___________________ [Untuk yang mengurus perpanjangan. Abaikan jika mengurus baru]
Sponsor : ___[Nama istri/Suami WNI]

Untuk keperluan pengurusan [alih status/KITAS baru/perpanjangan] di Kantor Imigrasi [Nama Kantor Imigrasi].

Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya.

 

Jakarta, 22 November 2016
Pemohon,

Diana Tri Wulandari


Kalau di RT saya sih, selesai dalam waktu 1 hari. Dan yang keluar adalah dokumen sebagai berikut sebanyak 3 rangkap, satu untuk saya, satu untuk dikembalikan ke Pak RT setelah ditanda-tandatangani Pak RW, dan satu lagi untuk diserahkan ke kelurahan.

 

II. Meminta Tanda Tangan Ketua RW

Ini prosesnya tinggal bawa surat tersebut di atas ke Ketua RW untuk ditanda-tangani dan di cap bibir. Hehe boong ding. Di cap biasa aja. Setelah itu, jangan lupa ya balikin 1 dari 3 salinan surat ke Pak RT. Supaya dia gak bete bantu bikin surat-surat lain di masa yang akan datang. :p

III. Menyerahkan surat ke Kantor Kelurahan

Setelah mendapat cap dan tanda tangan dari RT dan RW, saatnya bawa surat ke Kelurahan untuk dibuatkan surat domisili resmi. Untungnya, Kantor Kelurahan saya cukup efisien dan karena mungkin sepi (?), jadi cuma memakan waktu 10 menit dari duduk sampai keluar.Hasilnya adalah dokumen seperti ini:

Yak selesai deh.  Jangan lupa ya, semua proses di atas GRATIS. Jadi jangan mau kalau disuruh bayar.

Semoga lancar ya!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: